
Bojonegoro – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 26 Kawengan Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar dan Pelatihan bertajuk “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan Disiplin Kerja ASN & ASN Berakhlak”.
Acara yang berlangsung pada Sabtu, 08 Agustus 2026 ini dipusatkan di SDN Wonocolo 1, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi erat antara tim mahasiswa KKN 26 UNIROW Tuban bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelas Kec. Kedewan.
Dihadiri oleh 108 Pendidik se-Kecamatan Kedewan, pelatihan ini menghadirkan dosen UNIROW Tuban, Bapak Andik Adi Suryanto, M.Kom., sebagai narasumber. Fokus utama kegiatan ini bukan sekadar mengenalkan kecerdasan buatan sebagai teknologi canggih, melainkan memosisikan AI sebagai “asisten” guru dalam menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM). Melalui simulasi langsung, para guru diajak menyusun modul ajar yang kreatif dan interaktif tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk urusan administrasi.
Selain urusan teknis dan teknologi, materi pelatihan juga menyentuh aspek mendasar seorang pendidik, yakni penguatan disiplin kerja serta penanaman nilai-nilai ASN Berakhlak. Pemanfaatan AI diharapkan dapat memangkas beban kerja formalitas, sehingga energi dan waktu para guru bisa lebih berfokus pada pendekatan emosional serta proses pendampingan siswa di kelas.
Kehadiran pelatihan ini pun dirasakan langsung manfaatnya oleh para peserta. Bu Ani, salah satu guru dari SDN Kawengan, mengaku sangat terbantu dengan materi praktis yang diberikan selama sesi berlangsung.
”Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami. Ternyata menyusun modul ajar menggunakan AI itu tidak sesulit yang dibayangkan, asal kita tahu instruksi atau prompt yang tepat. Ini sangat membantu mengefisiensikan waktu persiapan mengajar kami di sekolah,” ujar Bu Ani di sela-sela kegiatan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 26 UNIROW Tuban ingin menghadirkan kontribusi nyata yang tidak berhenti saat masa KKN berakhir. Harapannya, inovasi berbasis teknologi yang dipadukan dengan dedikasi serta profesionalisme ini dapat terus diterapkan untuk membawa dampak positif bagi kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Kedewan.
Penulis: Putri Aprilliya