
Sebanyak 200 bibit phon cemara ditanam dan 2.000 ekor benih ikan nila ditebar oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Ronggolawe Tuban kelompok 21 di kawasan Waduk Buran, Desa Margosuko Kecamatan Bancar, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,
Pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN ini, selain dihadiri oleh Kepala Desa Margosuko, juga diikuti seluruh kepala dusun, warga sekitar waduk, kelompok masyarakat hingga Ketua RT.
Di samping sebagai upaya untuk mencegah terjadinya erosi, penanaman pohon cemara di sekitar waduk juga menjadi salah satu upaya memelihara kelestarian lingkungan dan menciptakan ruang hijau lokal.
Sedangkan penebaran benih ikan, di samping untuk memperkaya keragaman hayati ekosistem perairan, juga diproyeksikan mewujudkan kemandirian pangan warga sekitar.
Menurut Putranda Wahyu Ramadhan, Ketua Kelompok KKN menjelaskan, penebaran benih ikan yang mereka lakukan tidak hanya menjaga ekosistem waduk. Melainkan juga turut mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjaadi pilar utama pembangunan nasional.
“penebaran benih ikan ini tidak hanya menjaga ekosistem waduk, tetapi menjadi sumber pangan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat”, tutur Wahyu.
Selain itu, ia juga menyatakan bahwa budidaya ikan saat ini menjadi salah satu program andalan pemerintah dalam pemenuhan gizi nasional. Karena ikan banyak mengandung protein tinggi, seperti omega-3, serta vitamin dan mineral penting yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan.
Selain menyedot animo warga sekitar, program ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Margosuko, Kramayuda.
Seusai kegiatan ia menyampaikan pandangan positif atas upaya yang dilakukan mahasiswa Unirow.
Ia mendukung penuh atas program ini. Karena ia yakin kegiatan ini bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa.
“Kegiatan ini positif, Kami mendukung penuh karena yang kalian lakukan sangat bermanfaat bagi warga Margosuko,” ujarnya.
tidak lupa, ia juga menambahkan bahwa dengan keberadaan pohon dan ikan nila di waduk Buran, ke depannya berpotensi dikembangkan menjadi ekowisata sekaligus destinasi wisata pemancingan.
Tidak hanya itu Kramayuda juga berpesan supaya masyarakat sekitar peduli dengan pohon-pohon yang telah ditanam. Sehingga dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Adanya kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat yang ditunjukan oleh mahasiswa KKN melalui kegiatan ini, menjadi bukti jika sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu melahirkan solusi nyata bagi pembangunan desa.
Harapannya, pohon yang tumbuh rindang dan ikan yang berkembang di Waduk Buran akan menjadi warisan yang terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang (naf/and).