SOLUTIF

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polisi Cilik Tuban Matangkan Latihan

Latihan yang Dilakukan oleh Polisi Cilik di Taman Abhipraya

Di tengah ramainya pengunjung Taman Abhipraya yang sedang menghabiskan waktunya untuk bersantai, terlihat sejumlah anak yang terlibat dalam Pocil (Polisi Cilik) sedang melakukan Latihan Baris Berbaris (LBB) di Taman Abhipraya, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini dilakukan menjelang peringatan Hari Bhayangkara yang akan dilaksanakan 01 Juli 2026 mendatang.

Pocil (Polisi Cilik) adalah sebuah program pembinaan dan ekstrakulikuler yang diselenggarakan oleh kepolisian yang biasanya bekerja sama dengan sekolah dasar untuk mengenalkan anak-anak kepada dunia kepolisian dan menanamkan nilai-nilai displin, karakter yang kuat, serta kesadaran hukum sejak dini.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Tuban, IPDA Imam Susilo mengatakan bahwa kegiatan Polisi Cilik ini dilakukan setiap satu tahun sekali dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kedisiplinan anak-anak dan mengenalkan Bhayangkara sejak dini.

“Tujuannya untuk membentuk kedisiplinan supaya anak-anak lebih mengenal Bhayangkara atau polisi”, ucapnya.

Anggota yang tergabung dalam Polisi Cilik merupakan anak-anak gabungan dari berbagai sekolah dasar maupun swasta. Kegiatan ini tidak hanya untuk sekolah yang berada di Kecamatan Tuban, namun juga terbuka untuk luar Kecamatan Tuban. Beberapa sekolah yang tergabung dalam kegiatan ini diantaranya adalah SDN Kebonsari 1, SDN Kebonsari 2, SDN Kutorejo, SDN Latsari, SDN Ronggomulyo 1, dan lain-lain.

Anggota yang tergabung dalam Polisi Cilik merupakan anak-anak yang telah melaksanakan seleksi.

“Ini kemarin hasil seleksi tanggal 11 Mei, bulan kemarin”, ujar IPDA Imam Susilo.

Selain latihan Polisi Cilik dilakukan di Taman Abhipraya, latihan juga kerap dilakukan di area indoor yang berada di samping Polres Tuban dan lapangan yang berada di belakang Mapolres Tuban.

Latihan dilakukan sore hari mengingat di pagi hari anak-anak harus tetap belajar, sehingga Latihan tidak akan mengganggu jam belajar anak-anak.

“Waktu yang dilakukan untuk latihan itu sore supaya tidak bertabrakan dengan jam belajar anak anak”, ujarnya.

Selain menumbuhkan kemampuan dalam baris berbaris, anggota Polisi Cilik juga ditumbuhkan sikap disiplin ketika melakukan latihan ini, menurut IPDA Imam Susilo, kedisiplinan merupakan hal utama yang harus ditanamkan sejak dini.

“Disini anak-anak dibentuk untuk disiplin, rasa dispilin ini biasanya tumbuh karena adanya rasa malu. Ketika mereka merasa malu karena tidak melakukan hal yang disiplin, tentunya secara otomatis kesadaran untuk memperbaiki diri. Jadi ketika anak melakukan kesalahan kita tidak perlu terus-terusan menghukum karena rasa malunya sudah terbentuk”, tuturnya.

Meski demikian, ketika anak melakukan kesalahan saat latihan, pelatih tetap memberikan hukuman seperti push up, sit up, dan beberapa gerakana fisik lainnya. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar ketika latihan anak-anak termotivasi untuk melakukan yang lebih baik.

“Jika anak melakukan kesalahan saat latihan, kami memberikan hukuman fisik yaitu sit up, push up, maupun gerakan lainnya”, tuturnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top