SOLUTIF

Harga Gelas Plastik Cup dan Kertas Minyak Melonjak di Pasar Agrobis Babat, Imbas Permintaan Tinggi

Salah Satu Toko Agrobis di Babat, Kabupaten Lamongan

BABAT – Kenaikan harga bahan kemasan kembali terjadi di wilayah Babat, Kabupaten Lamongan. Kali ini, gelas plastik cup dan kertas minyak menjadi komoditas yang harganya melonjak secara signifikan di Pasar Agrobis Babat maupun di toko-toko agen plastik setempat.

Kondisi ini dipicu oleh dua faktor utama, yaitu permintaan yang sangat tinggi dari pedagang minuman pinggir jalan, serta gangguan pasokan bahan baku global.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (23/4), harga gelas plastik cup ukuran standar yang biasa digunakan untuk menjual seperti Teh Indonesia kini dijual berkisar Rp25.000 hingga Rp30.000 per pak isi 50 buah. Angka ini mengalami kenaikan sekitar Rp8.000 hingga Rp12.000 per pak dibandingkan harga sebelumnya yang masih di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000.

Sementara itu, harga kertas minyak juga ikut naik. Untuk satu pak kertas minyak ukuran standar, saat ini dibanderol sekitar Rp25.000 hingga Rp31.000, naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp13.000 hingga Rp20.000 per pak. Kenaikan harga kedua produk ini tidak terlepas dari kombinasi faktor permintaan.

Salah satu penyebab utama adalah meningkatnya permintaan gelas plastik cup yang sangat tinggi. Hal ini berkaitan dengan banyaknya pedagang minuman seperti teh, kopi, dan jus yang berjualan di pinggir jalan, taman, maupun area publik lainnya.

Khususnya produk seperti Teh Indonesia yang semakin populer membuat kebutuhan akan wadah cup plastik meningkat drastis. Ketika permintaan tinggi sementara pasokan tidak bisa segera dipenuhi, harga otomatis terdorong naik.

Selain bahan baku, biaya energi dan transportasi juga mengalami peningkatan. Hal ini membuat produsen dan distributor terpaksa menaikkan harga jual untuk tetap bisa beroperasi dan mendapatkan keuntungan. Kondisi ini tentu menimbulkan keluhan di kalangan pedagang plastik maupun pengguna akhir. 

“Kenaikannya sangat terasa, hampir setiap minggu harga berubah. Untuk gelas cup saja sekarang sudah Rp 28.000 per pak, padahal bulan lalu masih Rp18.000. Kalau tidak dinaikkan, kami yang rugi karena harga beli dari grosir juga sudah mahal,” ujar Budi, pemilik toko agen plastik di Babat.

Sementara itu, para pedagang minuman pinggir jalan juga merasa terbebani. Banyak dari mereka yang terpaksa menaikkan harga jual produknya sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000 per cup untuk menutupi biaya kemasan yang semakin mahal.

Namun, ada juga yang memilih untuk tetap mempertahankan harga dengan cara mengurangi margin keuntungan.

Sampai saat ini, tren kenaikan harga masih berlanjut dan diperkirakan akan tetap naik turun dalam waktu dekat tergantung pada perkembangan situasi global dan ketersediaan pasokan di dalam negeri.

 

Penulis : Wildan Bintang P

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top