
TUBAN – Pesisir pantai utara (Pantura) Jawa umumnya identik dengan pasir kecokelatan dan ombak yang tenang. Namun, sebuah pengecualian yang memukau tersembunyi di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Pantai Pasir Putih Remen hadir menawarkan lanskap eksotis yang sukses menjadi angin segar bagi para pencinta wisata bahari.
Terletak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Tuban, pantai ini menyuguhkan hamparan pasir putih bersih yang membentang luas. Kontras dengan pesisir Pantura pada umumnya, keelokan Pantai Remen mendadak menjadi primadona baru bagi wisatawan yang haus akan suasana liburan layaknya di pesisir selatan.
Rimbunnya pohon cemara laut yang berbaris rapi di sepanjang bibir pantai menciptakan peneduh alami yang memanjakan mata. Hembusan angin laut yang menyapu sela-sela dedaunan cemara memberikan sensasi sejuk dan menenangkan, menepis kesan terik yang biasanya melekat pada wilayah pesisir. Di bawah rindangnya cemara inilah, pengunjung biasanya duduk bersantai sekadar melepas penat dari hiruk-pikuk kota.
Untuk menikmati keindahan ini, akses menuju lokasi sudah dikelola dengan baik. Pengunjung akan diajak melewati jalanan desa yang asri, sebelum akhirnya disambut oleh deretan pepohonan hijau dan deburan ombak laut utara yang syahdu.
Fenomena ramainya Pantai Pasir Putih Remen tak lepas dari peran aktif warga desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Sejahtera. Lewat berbagai unggahan estetik di media sosial, pantai ini berhasil menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah untuk datang berkunjung, terutama di akhir pekan.
Namun, lonjakan pengunjung ini dibarengi dengan komitmen tinggi warga lokal terhadap pelestarian lingkungan. Pihak pengelola menyadari betul bahwa daya tarik utama wisata ini adalah kebersihan pasir putihnya, sehingga mereka tidak memberikan ruang bagi pengunjung yang abai.
Perwakilan pengelola wisata, Lasiran, menegaskan bahwa kebersihan merupakan kunci utama dalam menjaga daya tarik Pantai Remen. “Kami rutin membersihkan area pantai dan tidak segan menegur pengunjung maupun pedagang yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Sinergi antara pesona alam yang langka di Pantura dan ketegasan aturan warga lokal ini menjadi bukti bahwa pariwisata yang ramai tetap bisa berjalan selaras dengan alam. Di Pantai Pasir Putih Remen, keindahan hamparan pasir dan teduhnya cemara dijaga dengan penuh kebanggaan, memastikan magnet wisata Tuban ini tetap lestari untuk dinikmati masa depan.
Penulis : Ummulliya Putri Ayu Wulandari