
Lamongan, (13/7/26) – Musim kemarau yang menjadi harapan petani garam untuk meningkatkan produksi justru dibayangi dengan kenaikan harga plastik geomembran. Di Desa Sidomukti, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, petani harus menyiapkan modal lebih besar setelah harga plastik geomembran ukuran 100 meter melonjak dari harga sekitar 4 juta menjadi 6 juta.
Kenaikan harga ini dipicu oleh melonjaknya harga bahan baku petrokimia dan biaya impor akibat ketidakpastian geopolitik global, ditambah tingginya permintaan saat musim kemarau yang membuat stok terbatas.
Salah seorang petani garam, Sadiq (60) mengatakan kenaikan harga tersebut cukup memberatkan. Menurutnya, plastik geomembran merupakan komponen penting untuk menjaga kualitas dan meningkatkan hasil produksi garam.
“Dulu harganya sekitar 4 juta, sekarang sudah naik jadi 6 juta untuk ukuran 100 meter. Otomatis modal yang kami keluarkan jauh lebih besar,” ujar Pak Sadiq saat ditemui di gudang penyimpanan garam Desa Sidomukti.
Ia menjelaskan, kenaikan harga plastik geomembran membuat biaya produksi meningkat, sementara harga jual garam belum tentu ikut naik. Padahal plastik geomembran hanya bertahan 1-2 tahun tergantung perawatan dan cuaca. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi keuntungan petani, terutama bagi mereka yang harus mengganti plastik geomembran yang sudah rusak.
Selain membeli plastik geomembran, petani juga masih menanggung biaya tenaga kerja, perawatan tambak, dan kebutuhan operasional lainnya. Akibatnya, modal usaha semakin besar sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi lebih kecil.
Meski menghadapi kenaikan biaya produksi, petani tetap berupaya memaksimalkan hasil panen selama musim kemarau. Mereka berharap harga garam tetap stabil dan tidak turun. Mereka juga berharap ada dukungan dari pemerintah melalui bantuan sarana produksi seperti yang pernah diberikan sebelumnya, agar usaha pergaraman di Lamongan tetap berkembang dan kesejahteraan petani dapat terjaga.
Selain mengharapkan bantuan pemerintah, petani juga mulai mempertimbangkan penggunaan plastik geomembran secara lebih efisien melalui perawatan yang lebih baik agar masa pakainya lebih panjang. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi biaya penggantian dalam jangka panjang.
Penulis : Nindita Eka Putri