SOLUTIF

Di Usia 21 Tahun, Rozi Warga Desa Grabagan Sukses Rintis Usaha Budidaya Jamur Tiram

Potret : Rozi saat merawat bibit jamur

Tuban, (16/7/2026) – Di tengah banyaknya generasi muda yang memilih bekerja di perusahaan besar dan di luar negeri, Rozi (21 Tahun) Asal Desa Grabagan Kabupaten Tuban, justru memilih membangun usaha budidaya jamur tiram di kampung halamannya. Meski usianya masih muda, ketekunannya dalam menjalankan usaha ini layak dijadikan contoh anak muda di zaman sekarang.

“Saya mulai tertarik membudidayakan jamur tiram karena melihat peluang pasarnya cukup bagus dan keuntungannya juga lumayan,” kata Rozi. Usaha tersebut telah dijalankan sejak tahun lalu dan terus berkembang hingga saat ini. Cara menanamnya juga tidak terlalu rumit, mudah dipelajari dan dijalankan, bahkan oleh orang yang baru pertama kali mulai berbisnis.

Dalam menjalankan usahanya, Rozi melewati beberapa tahapan produksi yang cukup terstruktur. Langkah pertama adalah membersihkan dan menyiapkan tempat budidaya jamur, seperti kumbung atau rumah jamur, sebagai lokasi penanamannya. Lalu merawatnya setiap hari, seperti menyiram baglog jamur setiap pagi dan sore. Tahap terakhir adalah proses memanen jamur tiram yang sudah siap untuk dijual. Dalam Sekali panen Rozi menghasilkan 7–10 kg jamur tiram. Dengan harga jual saat ini Rp20 ribu per kg.

Untuk menjual hasil panennya, Rozi memakai cara yang mudah namun cukup berhasil. Setiap kali memasuki musim panen, ia biasanya menjual jamur tiramnya langsung ke pasar terdekat. Rozi juga mengatakan Ada beberapa tetangganya datang langsung ke tempatnya untuk membeli jamur segar.

Dengan strategi itu, Rozi fokus memasarkan hasil panennya kepada warga sekitar dan pedagang sayur sehingga produknya cepat terjual tanpa perlu memperluas jangkauan pemasaran.

Menariknya, ketika ditanya mengenai tantangan terbesar yang pernah dihadapi selama menjalankan usaha ini, Rozi mengatakan belum menemukan hambatan yang signifikan. Ini menunjukkan bahwa dengan persiapan dan perawatan yang benar, usaha budidaya jamur tiram bisa berjalan lancar, bahkan bagi pemula yang baru mulai.

Kisah Rozi membuktikan bahwa peluang usaha tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Dengan ketekunan, kemauan belajar, dan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, budidaya jamur tiram mampu menjadi sumber penghasilan sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berwirausaha.

Penulis : Laila Novia Ramadhani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top