SOLUTIF

Pemkab Lamongan Perluas Program Bongkar Ratoon, Usulkan 940,18 Hektar Lahan Tebu

Sumber Foto : jatim.antaranews.com

Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan telah mengajukan 940,18 hektar lahan tebu untuk mengikuti Program Bongkar Ratoon 2026 sebagai upaya mendukung target swasembada gula nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pengajuan lahan tersebut merupakan bagian dari komitmen daerah untuk mendukung program swasembada gula nasional melalui peningkatan produktivitas tebu.

“Kami akan mendorong dengan berbagai fasilitas yang ada dan berbagai kebutuhan untuk menyukseskan swasembada gula. Untuk itu mari bersama-sama berkomitmen menyukseskan program di wilayah masing-masing sehingga hasilnya dapat lebih baik,” kata Efendi saat panen tebu serentak di Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Lamongan, Jawa Timur, Kamis.

Ia menambahkan bahwa peningkatan produktivitas tebu perlu terus didorong agar kontribusi Lamongan terhadap produksi gula nasional semakin meningkat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan Mugito mengatakan pengajuan tersebut merupakan bagian dari alokasi Program Bongkar Ratoon Tebu seluas 1.385 hektar yang diterima Lamongan pada 2026.

“Hingga hari ini kami sudah mengirim ke provinsi dan Kementerian Pertanian usulan lahan seluas 940,18 hektar. Masih ada sekitar 444 hektar yang dapat kami usulkan bagi petani yang ingin mengikuti program ini,” kata Mugito.

Ia menjelaskan petani peserta program akan memperoleh bantuan sebanyak 60 ribu mata tunas per hektar dengan luasan maksimal yang dapat diusulkan mencapai lima hektar.

Selain bantuan benih, petani juga mendapatkan dukungan biaya hari orang kerja (HOK) sekitar Rp4 juta per hektar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan bongkar ratoon.

Pada kesempatan yang sama, petani desa setempat saat berdialog menyampaikan harapan adanya dukungan sarana dan prasarana mekanisasi pertanian, ketersediaan pupuk bersubsidi, serta peningkatan daya saing usaha tani tebu guna menjaga keberlanjutan produksi di daerah tersebut.

Pemkab Lamongan berharap perluasan Program Bongkar Ratoon pada 2026 dapat meningkatkan produktivitas lahan tebu sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung target swasembada gula nasional.

Sebagai informasi, Program Bongkar Ratoon merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang bertujuan meningkatkan produktivitas tebu melalui peremajaan tanaman sehingga mampu mendukung peningkatan produksi gula nasional.

Pada 2025, Kabupaten Lamongan memperoleh bantuan Program Bongkar Ratoon Tebu seluas 274,26 hektar. Berdasarkan data DKPP setempat, produksi tebu Lamongan pada tahun yang sama mencapai 23.318 ton.

 

Penulis : Putra Nur karim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top