SOLUTIF

Penjual Bakso dan Mie Ayam di Penambangan Semanding Tuban Kebanjiran Pembeli Saat Musim Hujan

Penjual bakso dan mi ayam sedang melayani pembeli

Tuban – Sejumlah pedagang bakso dan mie ayam di Desa Penambangan,Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, mengalami peningkatan jumlah pembeli selama musim hujan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Cuaca dingin membuat masyarakat lebih memilih makanan berkuah hangat seperti bakso dan mie ayam untuk di santap bersama keluarga maupun teman.

Keramaian pembeli terlihat dibeberapa warung bakso dan mie ayam yang berada di sepanjang jalan kawasan desa Penambangan. Banyak warga datang pada sore hingga malam hari setelah turun hujan. Kondisi tersebut membuat para pedagang merasa bersyukur karena penjualan mereka meningkat.

Salah satu pedagang bakso dan mie ayam, bapak Rasemo (41), mengatakan peningkatan pembeli mulai dirasakan sejak awal musim hujan. Dalam sehari, ia bisa menjual sekitar 80 porsi bakso dan mie ayam di saat musim hujan. Namun saat musim kemarau ia mampu menjual kisaran 40-50 mangkuk saja.

Menurut pak Rasemo, tingginya minat masyarakat terhadap bakso dan mie ayam di sebabkan karena makanan tersebut cocok disantap saat musim hujan. Selain rasanya yang gurih dan hangat, harga bakso dan mie ayam juga masih terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat.

“Kalau hujan pembeli biasanya bertambah ramai, terutama di malam hari. Banyak pelanggan datang bersama keluarga, ada juga yang membeli untuk di bawa pulang” ujar bapak Rasemo saat ditemui ke warungnya, Minggu (14/06/2026).

Tidak hanya pedagang, para pembeli juga mengaku senang menikmati bakso dan mie ayam saat cuaca dingin. Salah satu pembeli, Rizal (23), mengatakan dirinya sering datang ke warung bakso dan mie ayam milik pak Rasemo setelah pulang bekerja. Menurutnya, kuah hangat dari bakso dan mie ayamnya bisa membuat tubuh terasa lebih nyaman.

“Kalau habis hujan gini paling enak makan yang hangat seperti bakso atau mie ayam. Rasanya enak, porsi mengenyangkan dan harganya juga murah” ujar Rizal (23).

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pembeli, pak Rasemo seringkali menambah stok bahan seperti mie, ayam, bakso dan kuah kaldu. Bahkan pak Rasemo sering memperpanjang jam operasional hingga larut malam.

Selain menjadi tempat makan, warung bakso dan mie ayam milik pak Rasemo juga mejadi lokasi berkumpulnya masyarakat untuk berbincang dan beristirahat setelah beraktivitas. Suasana ramai tersebut memberikan dampak positif bagi usaha UMKM dibidang kuliner di wilayah Penambangan.

Pak Rasemo berharap kondisi penjualan yang meningkat selama musim hujan dapat terus bertahan sehingga dapat membantu perekonomian keluarga mereka dan usaha kuliner yang lainnya di desa Penambangan Semanding Tuban terus berkembang pesat.

Penulis : Iva Lailatul Mardhiyah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top