
Produktivitas seseorang tidak hanya ditentukan oleh aktivitas yang dilakukan sepanjang hari, namun dipengaruhi pula oleh kegiatan yang dilakukan di dua jam pertamanya ketika bangun tidur. Dua jam tersebut dinilai berperan penting dalam menentukan kualitas aktivitas, energi, fokus, dan produktivitas seseorang sepanjang hari. Seorang konten creator dan podcaster Ninda Fer membagikan video dengan judul “8 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Ubah Hidupmu (dan Kenapa)” pada 20 Juni 2026 di channel YouTube miliknya yakni @NindaaFer.
Menurut Ninda Fer, kebiasaan manusia di pagi hari mempengaruhi bagaimana menusia tersebut menjalani kesehariannya. Ia membagikan delapan kebiasaan yang dapat dilakukan untuk mendapatkan hari yang lebih produktif dan dapat dilakukan secara bertahap, dipilih dari yang paling relevan dengan situasi dan dapat dilakukan secara continue.
“Satu kebiasaan kecil yang konsisten itu selalu lebih kuat dari delapan kebiasaan yang setengah-setengah”
Berikut merupakah delapan kebiasaan pagi yang dibagikan oleh Ninda Fer untuk membantu meningkatkan focus, energi, dan produktivitas sepanjang hari:
- Jangan negosiasi dengan alarm
Otak manusia berjalan di atas circadian rhythm. Circadian rhythm adalah jam biologis alami tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun, pelepasan hormon, suhu tubuh, dan metabolisme selama periode 24 jam, sehingga ketika seseorang tidak bangun tidur dengan konsisren pada jam yang sama setiap harinya maka tubuh tidak akan pernah bisa mengerti circadian rhythm tersebut. Kebiasaan ini dapat diatasi dengan tidak menekan tombol snooze pada alarm.
- Gerak sebelum duduk
Saat bangun tidur, tubuh perlu sinyal bahwa hari telah dimulai setelah berdiam selama 7 hingga 8 jam dengan cara bergerak. Banyak gerakan yang dapat dilakukan seperti stretching atau jalan-jalan ringan di rumah. Jika ingin efek yang lebih maksimal, kita dapat melakukan olahraga yang memiliki high intensity seperti jumping jack, skipping, naik turun tangga dengan interval satu menit olahraga satu menit istirahat dengan keseluruhan waktu 15-20 menit.
“Karena ada riset yang nunjukin bahwa olahraga intensitas tinggi itu bisa meningkatkan kadar BDNF atau protein di otak yang mendukung kemampuan belajar dan membentuk koneksi baru 4-5 kali lipat hanya dalam beberapa menit. Jadi, gerak pagi hari ini bisa bikin otak kamu tuh lebih on”, jelas Ninda.
- Mandi dengan air dingn
Ninda mengatakan bahwa studi besar menunjukkan bahwa mandi dingin 30 detik setiap hari selama 30 hari itu menghasilkan 29% orang lebih sedikit yang absen kerja karena sakit.
- Menunda membuka handphone setidaknya 30 menit
Waktu bangun tidur adalah waktu otak manusia berada pada fase reseptif dan siap untuk menerima apapun yang masuk yang disebut neuroplasticity window. Ketika kita bangun tidur langsung membuka handphone yang terjadi adalah otak akan menyerap puluhan informasi yang bahkan tidak bisa dikendalikan. Secara biologis, hal ini dapat memicu naiknya cortisol spike atau peningkatan hormon stress
- Terkena cahaya matahari pagi
Menurut Ninda, paparan cahaya matahari pagi dapat membantu meningkatkan kewaspadaan tubuh dengan mendukung respons kortisol alami setelah bangun tidur.
- Self talk
Ninda juga mengatakan pentingnya melakukan self talk positif pada pagi hari. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat dimulai dengan mengingat atau menuliskan beberapa hal yang dapat disyukuri.
“Cara kamu ngomong ke diri kamu sendiri di pagi hari itu nentuin mindset kamu sepanjang hari”, ujarnya dalam video.
- Sarapan dengan benar
Sarapan dengan menu makanan yang tinggi akan kandungan protein memberikan kestabilan energi pada tubuh dibandingkan dengan sarapan dengan menu makanan yang tinggi karbohidrat.
- Mengerjakan hal yang berat terlebih dulu
Ninda menyarankan agar seseorang lebih memprioritaskan pekerjaan yang paling berat dan penting terlebih dahulu karena tubuh masih berada pada kondisi terbaik. Menunda pekerjaan berat untuk dilakukan di siang atau sore hari justru akan membuat penyelesaiannya semakin berat karena kemampuan konsentrasi otak juga berkurang seiring dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan sepanjang hari.
“Hampir semua orang nyimpan task yang paling berat tuh untuk nanti. Nanti siang, nanti sore, nanti kalau udah ada mood. Padahal willpower dan fokus kamu tuh memang paling kuat di awal hari. Setiap keputusan yang kamu buat setelahnya secara bertahap tuh menguras willpower dan fokus kamu itu”.
Melalui video tersebut, Ninda berharap video tentang delapan kebiasaan pagi dapat menjadI referensi bagi orang yang menginginkan rutinitas pagi yang produktif. Ia juga mengajak audiens untuk menerapkan kebiasaan tersebut secara konsisten agar membawa dampak yang positif dalam jangka waktu panjang.
Penulis : Aminatul Nurul Jannah