
Tuban, Jumat, 14 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Mereka mengajak warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, untuk mengubah limbah sekam padi menjadi sesuatu yang berguna dan memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan pelatihan ini berlangsung pada 14 Agustus 2026 di Balai Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Banyak warga yang hadir, termasuk Ibu-Ibu PKK, perwakilan Karang Taruna, serta Ibu Kepala Desa Sidoharjo, Ibu Sri Nur Cahyaningsih. Kegiatan ini adalah salah satu cara mahasiswa KKN untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang pemanfaatan limbah pertanian yang belum dimanfaatkan dengan baik.
Dalam pelatihan tersebut, masyarakat diajarkan cara mengolah sekam padi menjadi arang dan briket yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Dengan mengubah limbah sekam padi menjadi sesuatu yang berguna, diharapkan dapat mengurangi limbah dan membuka peluang usaha bagi warga desa.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan interaktif. Para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan tentang proses pembuatan briket, tetapi juga dapat langsung mempraktikkan tahapan pengolahan sekam padi hingga menjadi produk yang siap digunakan. Warga desa sangat antusias dan aktif dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan dan berdiskusi tentang kemungkinan pengembangan produk tersebut.
Ibu Kepala Desa Sidoharjo, Sri Nur Cahyaningsih, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN atas kegiatan yang mereka lakukan.
“Pelatihan ini sangat membantu warga sekitar untuk memahami cara membuat arang dari sekam padi, sehingga dapat dikembangkan dan menjadi sumber ekonomi bagi warga sekitar.”
Menurutnya, kegiatan pemanfaatan limbah sekam padi memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut karena bahan bakunya mudah ditemukan di sekitar. Selain membantu mengurangi limbah, pengolahan sekam padi menjadi briket juga dapat menjadi peluang ekonomi baru jika dikelola dengan baik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNIROW Tuban berharap warga Desa Sidoharjo dapat memperoleh pengetahuan baru tentang pemanfaatan limbah pertanian. Tidak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, pengolahan sekam padi juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan membuka peluang usaha bagi warga.
Konsep “ubah limbah jadi cuan” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Limbah sekam padi yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi produk yang lebih bernilai dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan warga.
Kegiatan pelatihan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, Ibu-Ibu PKK, perwakilan Karang Taruna, dan peserta pelatihan. Kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan inovasi sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi desa
Penulis: Zulfarida Arini