
Potret: CORTIS dalam album GREENGREEN.
Tuban–Perkembangan budaya populer di era globalisasi semakin mudah diterima oleh masyarakat melalui kemajuan teknologi dan media digital. Kemudahan dalam mengakses informasi membuat masyarakat semakin terbuka terhadap budaya dari berbagai negara yang kemudian berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Salah satu budaya populer yang mengalami perkembangan pesat di Indonesia adalah Korean Pop (K-pop). Dalam beberapa tahun terakhir, K-pop semakin diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama kalangan remaja dan dewasa muda. Perkembangan tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah penggemar, penyelenggaraan konser artis Korea Selatan di berbagai kota, serta munculnya komunitas penggemar yang aktif mengadakan berbagai kegiatan. Fenomena ini menunjukkan bahwa K-pop telah menjadi bagian dari budaya populer yang berkembang di Indonesia.
CORTIS, merupakan salah satu boy group yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Boy group asal Korea Selatan asuhan Big Hit Music ini resmi debut pada tanggal 18 Agustus 2025 dengan singel yang berjudul “What You Want”.
Sejak debutnya, boy group Korea Selatan CORTIS berhasil menarik perhatian penggemar K-pop melalui konsep musik, penampilan, dan identitas visual yang khas. Perpaduan gaya berpakaian yang berani, serta karakter panggung yang kuat membuat CORTIS dengan cepat dikenal, termasuk di Indonesia.
Popularitas tersebut tidak hanya terlihat dari meningkatnya jumlah penggemar, tetapi juga dari munculnya tren di media sosial yang terinspirasi oleh gaya para anggotanya. Sejumlah penggemar mulai mengadopsi gaya berpakaian, riasan, hingga cara berekspresi yang identik dengan CORTIS. Fenomena ini bahkan melahirkan istilah “ngortis”, yang digunakan oleh penggemar untuk menggambarkan penampilan dengan gaya khas yang terinspirasi dari grup tersebut.
Pada 11 Mei 2026, boy group Korea Selatan CORTIS kembali menjadi perhatian publik setelah merilis lagu terbaru berjudul “ACAI”. Lagu tersebut mendapat respons positif dari para penggemar sejak hari pertama perilisannya. Selain menghadirkan melodi yang mudah diingat dan konsep yang segar, ACAI juga menampilkan identitas khas CORTIS yang dikenal melalui musik, visual, dan kreativitas mereka dalam mengangkat tema-tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Berbeda dengan lagu K-pop pada umumnya, ACAI mengangkat inspirasi dari açaí bowl, hidangan penutup berbahan dasar buah açaí yang diblender hingga menyerupai sorbet dan biasanya disajikan dengan berbagai topping, seperti granola, buah-buahan segar, dan madu. Tema tersebut dipilih karena açaí bowl diketahui merupakan salah satu makanan favorit anggota CORTIS, Seonghyeon. Keunikan inilah yang membuat lagu ACAI menjadi perbincangan di kalangan penggemar dan ramai dibahas di berbagai platform media sosial.
Popularitas lagu tersebut tidak hanya berdampak pada dunia musik, tetapi juga memengaruhi tren kuliner di kalangan penggemar. Banyak penggemar membagikan pengalaman mereka mencoba açaí bowl setelah mendengarkan lagu ACAI atau melihat berbagai unggahan di media sosial. Fenomena tersebut turut terlihat di Indonesia, di mana minat masyarakat terhadap açaí bowl mulai meningkat. Sejumlah pelaku usaha kuliner pun mulai menghadirkan menu açaí bowl untuk memenuhi ketertarikan konsumen yang ingin mencicipi hidangan penutup yang tengah menjadi tren di kalangan penggemar K-pop.
Perkembangan fenomena ini menunjukkan bahwa budaya populer mampu membentuk berbagai tren di tengah masyarakat. Tidak hanya menjadi hiburan, K-pop kini turut memengaruhi pola konsumsi dan gaya hidup penggemarnya. Fenomena CORTIS dan lagu “ACAI” menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah karya musik dapat memberikan dampak yang melampaui industri hiburan dan menjangkau berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Penulis: Halimahtus Sa’diyah