SOLUTIF

Perjalanan Karier Naykilla, Penyanyi Hipdut Asal Surabaya yang Kian Bersinar

Sumber Gambar: Tribunnews.com

SOLUTIF – Di tengah perkembangan musik di Indonesia, akhir-akhir ini nama Naykilla menjadi perhatian publik sebagai penyanyi muda yang membawa warna baru bagi dunia musik di Indonesia yang ber genre Hipdut (Hip-Hop dan dangdut). Naykilla sukses membawakan lagu Garam dan Madu bersama rekannya Tenxi, yang membuat mereka dikenal oleh publik.

Naykilla memiliki nama asli Nayya Rahmania, lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 2 Januari 2003. Naykilla lahir dari keluarga yang sangat akrab dengan dunia musik. Ayahnya adalah pemain kibor, sementara ibunya seorang penyanyi. Naykilla juga bersaudara dengan beberapa pelaku industri musik. kakanya, Sara Fajira, dikenal sebagai penyanyi lagu Lathi, dan adiknya, Kaio, berprofesi sebagai produser musik.

Saat ia menginjak umur 11 tahun, ia sempat ikut audisi Indonesia Idol Junior. Pengalaman tersebuat adalah awal dari pijakan untuk menekuni dunia musik. Sebelum Naykilla merilis lagunya sendiri, dia mengawali karirnya dengan aktif meng cover lagu lewat akun youtube dan IG nya.

Kariernya menjadi penyanyi dimulai pada tahun 2019 saat ia perilisan single debut pertamanya yang berjudul ‘Believe’. Setelah itu, ia mulai merilis lagu-lagu lainnya seperti ‘Changed’, dan ‘Dreams’ pada tahun 2021, ‘Honey & Lemon’, dan ‘you’ pada tahun 2022, hingga ‘dEsTRoy yOu (AGAIN)’ PADA TAHUN 2024. Pada awal kariernya, Naykilla mulai banyak mengeksplorasi berbagai genre musik, seperti Pop, R&B, Elektronik, hingga hiphop.

Kariernya mulai menanjak pada tahun 2024, ketika Naykilla berkolaborasi dengan Tenxi dan Jemsii dalam lagu ‘Garam & Madu (Sakit Dadaku). Lagu tersebut bisa menjadi fenomena di berbagai platform media sosial, terutama Tiktok. Lagu ini berhasil menduduki tangga lagu digital hingga meraih penghargaan kategori Karya Produksi Terbaik dan Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hip Hop Terbaik, bersama rekan kolaborasinya di Anugrah Musik Indonesia (AMI) pada tahun 2025. Dengan perpaduan unik antara genre Hiphop dan nuansa dangdut, serta lirik Indonesia, Jawa, dan Inggris yang menjadikan lagu ini menarik perhatian netizen, untuk mendengarkan lagu ini.

Memasuki 2025, Naykilla terus menunjukkan konsistensinya dengan merilis EP perdana bertajuk Centyl. Album mini tersebut menghadirkan enam lagu, di antaranya Kasih Aba Aba, SO ASU, Bahasa Tubuhmu, Raga, Geleng Geleng, dan skip dulu ah. Melalui EP ini, ia kembali mengeksplorasi perpaduan hip-hop, dangdut, breakbeat, serta musik elektronik yang menjadi ciri khasnya. Pada tahun 2026 ia kembali dengan single yang berjudul MMG (My Mine Gueh).

Berbekal kreativitas, keberanian mengeksplorasi berbagai genre, dan dukungan keluarga yang berprofesi sebagai musisi, Naykilla membuktikan bahwa inovasi membuka jalan menuju kesuksesan. Meski masih muda, penyanyi asal Surabaya ini terus melangkah dan kian menonjol sebagai ikon baru musik hipdut Indonesia, dengan potensi memperluas jangkauan genre tersebut di tingkat nasional maupun internasional.

 

Penulis: Nabilatul Aini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top